Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 LIA

Pada Selasa, 23 Januari 2018, telah diselenggarakan acara Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dengan mengangkat tema “Bekerjasama dalam keragaman untuk LIA yang lebih dinamis, harmonis, dan sejahtera”.

Tema tersebut dipilih karena keluarga besar LIA terdiri dari keragaman yang memiliki tugas serta fungsi yang berbeda namun tetap sebagai satu kesatuan yang kokoh. Tujuan dari penyelenggaraan perayaan ini adalah untuk mengikat tali silaturahmi antar karyawan supaya semakin erat di antara keluarga besar LIA yang masih aktif maupun para purnabhakti. Pada Perayaan Natal kali ini, panitia mengundang Pendeta George Ferry  L. Tobing yang membagikan tentang pentingnya menjalin kerjasama dalam bekerja dan dalam keseharian kita. Pentingnya menjalin kerjasama dalam organisasi akan berdampak positif terhadap kinerja yang efektif. Salah satu hal yang mengawali lahirnya kerjasama adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan hal terpenting dalam keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan. Jika setiap karyawan dalam suatu perusahaan menjalin komunikasi dengan baik maka perusahaan tersebut mempunyai peluang besar untuk meraih keberhasilan.

Hadir dalam acara Perayaan Natal dan Tahun Baru ini, Anggota Pembina Yayasan LIA, Ibu Conny Semiawan dan Bapak HBL Mantiri, Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Anggota Pengurus, para Pimpinan Unit Kegiatan, para Purnabhakti serta karyawan Yayasan LIA, juga anak-anak dari Rumah Singgah “HOME” yang sebelumnya menerima donasi dalam kegiatan Bakti Sosial sebagai salah satu rangkaian kegiatan  Perayaan natal dan tahun Baru LIA, dan juga Para Mahasiswa STBA LIA Jakarta yang turut terlibat dalam kepanitiaan dan pengisi acara.

Secara khusus Bapak HBL Mantiri juga memberikan refleksi tahun baru bagi seluruh tamu yang hadir untuk dapat tetap kokoh sebagai satu kesatuan keluarga besar LIA. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan konsep Ministry atau pelayanan. Pelayanan tidak hanya dimaknai sebagai pelayanan yang terkait dengan keagamaan saja, tetapi pada dasarnya pelayanan dimulai dari sikap hati dan cara berpikir serta gaya hidup atau perilaku untuk selalu melayani baik di keluarga, di tempat bekerja bahkan di masyarakat, sehingga konsep palayanan ini sesungguhnya berlaku secara universal.

Mari kita mendoakan yang terbaik bagi LIA supaya terus sukses dan silahturahmi dalam keluarga besar LIA semakin kokoh. Selamat tahun baru 2018 dan semoga di tahun yang baru ini kita dapat melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat, lebih banyak berbagi dan menyebarkan manfaat untuk sesama, selamat bekerja. -my-

Sharing this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *